andadari_

Proses Memanggil Informasi_Retrieval

on April 26, 2013

Ahli-ahli psikologi sependapat dengan didukung oleh banyak fakta, bahwa informasi yang telah tersimpan di dalam ingatan jangka panjang bersifat lestari tidak dapat hilang. Lupa bukan informasi itu tidak ada, tetapi karena ingatan jangka pendek tidak berhasil memanggil informasi itu. Kemungkinan terjadinya kelupaan sesungguhnya sudah dimulai sejak memorisasi dan retensi. Memorisasi yang setengah-setengah dan atau retensi yang kurang baik, menjadi sumber kelupaan. Namun, karena “lupa” baru diketahui sesudah retrieval tidak berhasil memanggil informasi yang dibutuhkan, maka jadilah retrieval sebagai sumber utama ketidakmampuan “mengingat-ingat”.

Pemanggilan informasi dari ingatan jangka panjang tanpa mendapat bantuan informasi baru (yang dikirim oleh ingatan sensorik) disebut recalling. Sedang pemanggilan informasi dimana pada saat itu indera mengirim informasi sebagai petunjuk (betapapun kecilnya) disebut : recognition, yang berarti mengenali kembali atau mencocokkan antara obyek yang ada di luar dengan informasi mengenai obyek itu di dalam ingatan. Prinsip-prinsip berikut ini dapat menjelaskan bagaimana proses retrieval terjadi :

  Penanda mengingat (retrieval cues) :
Teori akses telah menjelaskan bagaimana sistem penyimpanan ingatan. Kunci pembuka file dapat dipandang sebagai penanda atau cue,  jika  ini dapat diingat retrieval akan berhasil dilakukan. Penanda pada recognition adalah objek atau stimulus dari luar, sedang pada recalling penanda ini diperoleh melalui manipulasi mental, berfikir alur mana yang dapat dipakai sebagai jalan mebuka akses memori yang diinginkan.  Tersedianya penanda sensasi baru pada rekognisi tidak selalu membuat rekognisi lebih potensial sukses dibanding recalling. Pada kasus tertentu , justru munculnya obyek  yang sangat mirip membuat retrieval menjadi kacau , seperti pada konstruk tes pilihan ganda .
 
Analisis perbedaan sebagai pembantu retrieval :
Informasi-informasi yang khas, pengalaman yang menonjol, event yang lain daripada yang lain tersimpan secara khusus pula sehingga relatif lebih mudah dipanggil. Sifat pilah-pilah dari informasi membantu retrieval terhindar dari kontaminasi atau saling kecoh antar informasi.
 
Ingatan Semantik :
Informasi kata, konsep, tersimpan dalam suatu jaringan ( net work) yang sangat kompleks. Retrieval  terhadap salah satu unsur dalam jaringan itu dilakukan dengan memperhatikan asosiasi antar kata/konsep, sehingga terjadi mekanisme pencarian informasi dengan memanfaatkan kata atau konsep yang berdekatan sebagai cue.
 
Rancangan nemonek (Mnemonic devices) :
Kiat untuk memperkuat retrieval yang dirancang sejak memorisasi, yakni    dengan mengatur materi informasi dengan cue tertentu :
Nemonek sajak/lagu : materi dimemorisasi dalam bentuk sajak atau dapat dilagukan/dinyanyikan.
Nemonek akronim : materi-materi lepas diambil huruf pertama atau bagian kata yang menonjol untuk digabung-gabung menjadi kata atau kalimat sebagai cue.
Nemonek bayangan : meringkas suatu event atau mengganti informasi yang panjang  dengan bayangan gambar/bentuk tertentu.
Nemonek merangkai : menempatkan materi-materi  menjadi kesatuan simbolik dengan merangkai kedudukan/peran materi-materi tersebut. Misalnya memorisasi bagan struktur organisasi dengan memakai rangkaian tubuh manusia, pimpinan organisasi adalah kepala, sekretariat adalah jantung, bendaharawan adalah perut dan seterusnya.
Nemonek tempat (nemonek loci) : memasukkan informasi dengan diasosiasikan tempat dimana informasi itu berkait erat.
 
 
 
 
 Sumber : Modul Kuliah Psikologi IKIP Malang oleh Drs. Alwisol, M.Pd
 
 
 
 
 
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: