andadari_

Tawakkal dan Sabar

on January 28, 2013

Tawakkal

Tawakkal berarti menyerah. Tawakkal kepada Alloh artinya menyerahkan dan menyandarkan diri kepada Alloh setelah berusaha serta berpegang teguh kepada-Nya setelah melakukan usaha atau ikhtiar. Hanya Allohlah tempat menyerahkan diri, tempat perlindungan dan minta pertolongan.

Contoh dari sunnah Rasul, kita dapat menyimpulkan bahwa tawakkal adalah “berusaha terhadap sesuatu dengan melakukan ikhtiar serta mengharap pertolongan kepada Alloh”.

Ajaran tawakkal mengandung arti ajaran ketundukan dan kerendahan hati, tetapi tidak berarti menyerah tanpa usaha.

Tawakkal bukan menanti nasib sambil berpeluk lutut tetapi berusaha sesempurna mungkin dan setelah itu baru berserah diri kepada Alloh. Alloh yang nanti akan menentukan hasilnya.

Sabar

Sabar adalah kuat dan tahan pada waktu menemui kepahitan atau kesulitan di dalam hidupnya  (Q.S. 2 : 177)  tidak lemah hati, tidak gentar menghadapi cobaan dan tahan uji.

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, kekurangan jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira bagi orang-orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan : Sesungguhnya kami adalah milik Alloh dan kepada-Nyalah kami kembali.” (Q.S. 2 : 155,156).

Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Alloh) dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Alloh beserta orang-orang yang sabar (Q.S. 2 : 153).

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah TERTULIS DALAM KITAB (Lauhul Makhfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Alloh. (Kami jelaskan yang demikian itu ) perlunya supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari tanganmu, dan agar supaya kamu jangan terlalu gembira (dengan bangga yang melampaui batas) terhadap apa yang diberikan Alloh kepadamu. Dan Alloh tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (Q.S. Al Hadiid ayat 22-23)

( Sumber : Memahami Seluk Beluk Takdir oleh Umar Hasyim (cetakan kelima -1992)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: